14 Jan 2013

Alasan - Alasan Seorang Musisi


Ternyata banyak loh alasan seseorang untuk menjadi musisi, karena setiap musisi pasti punya pandangan sendiri akan musiknya. Biasanya sih para musisi memiliki lebih dari satu alasan. Nah, sekarang saya akan coba menuliskan beberapa contoh alasan yang ada. Tapi ini cuma contoh loh, tidak bermaksud menyinggung siapapun atau profesi apapun. :)



  • ·         MUSIK UNTUK UANG
Kasus ini paling banyak dijumpai loh. Ga ada salahnya sih kalau kita bermusik untuk cari uang, karena memang pada dasarnya setiap manusia pasti butuh uang sama seperti musisi. Musisi yang bermusik untuk uang biasanya ga peduli sama lagu atau karya yang dimainkan. Sekalipun mereka ga suka sama lagu tersebut namun asal lagu tersebut bisa mendatangkan uang  mereka mau saja main. Sebagai contoh musisi by request antara lain,  pengamen, pemusik cafĂ©, dan pemusik di acara perkawinan. Plusnya dapet uang, minusnya hasrat dalam diri harus dikorbankan.


  • ·         MUSIK UNTUK DIRI SENDIRI
Nah kalau kasus ini justru kebalikan dari kasus diatas. Musisi yang bermusik hanya untuk dirinya sendiri terkadang sangat idealis dan egois. Mereka biasanya ga perduli sama apa yang didapat, mau dapat uang atau tidak buat mereka ga ada masalah yang penting mereka bisa memuaskan hasrat bermusik mereka. Dan biasanya musisi seperti ini enggan memainkan lagu atau karya yang ga mereka sukai. Sebagai contoh adalah para musisi kamar, dan pemusik yang berjalan di jalur indie.


  • ·         MUSIK UNTUK HOBI
Yang ini juga cukup banyak loh. Biasanya musisi seperti ini memiliki kehidupan lain diluar musik mereka. Musisi seperti ini justru biasanya lebih santai dalam menyikapi musik. Misalkan ada tawarin main yang mendatangkan uang ya mau, atau main untuk senang-senang juga mereka mau. Karena memang pada dasarnya musik bukan nomer satu di hidup mereka. Yang ini ga usah pakai contoh yah, pasti udah ngerti kan. Hehehe


  • ·         MUSIK UNTUK SPIRITUAL
Musisi pada kriteria ini ada namun tidak begitu banyak juga. Biasa mereka juga tidak mencari uang dalam musik, namun lebih kepada pendekatan spritual atas apa yang mereka percayai. Sebagai contoh, para musisi gereja atau musisi tradisional untuk kepercayaan adat.


  • ·         HIDUP UNTUK MUSIK
Wuih ngeri ga tuh?? “Hidup untuk musik”!! kalau yang ini benar-benar limited edition lah. Jarang banget ditemukan, tapi pada kenyataannya tetap ada loh. Musisi pada kriteria ini adalah untuk orang-orang yang sepenuhnya mendedikasikan diri untuk musik, mendedikasikan diri untuk perkembangan musik baik untuk lingkup yang sempit atau secara luas. Mereka biasanya juga tidak peduli sama uang yang didapat, tapi juga tidak bermusik untuk kepuasan pribadi saja. Yang kaya gini memang sangat jarang sih tapi sebagai contoh, saya mengangbil dari pengalaman pribadi. Adalah seorang dosen musik di tempat saya belajar. Beliau adalah seorang wanita lulusan musik dari Perancis dan pada umurnya yang diatas 50 tahun beliau belum menikah. Saat ditanya alasannya “Buat apa saya menikah? Saya sudah memiliki keluarga dan itu adalah murid-murid saya.” Dan walaupun Ia lulusan dari Perancis, namun gajinya yang kecil tidak menyurutkan Ia untuk mengajar. Itu tadi contoh dari pengalaman saya, untuk contoh yang lebih luas kita sebut saja L.V Beethoven. Walaupun Ia tuli namun Ia tetap berkarya untuk musik. Dan salah satu kata-katanya adalah “Music is a higher revelation than all wisdom and philosophy.”


  • ·         MUSIK UNTUK KEREN
Hehehehe, ini yang cukup fenomenal tapi banyak dijumpai. Walaupun judulnya “musik untuk keren” tapi buat saya sih sama sekali ga ada keren-kerennya. Biasanya mereka pada kriteria ini justru lebih banyak yang ga punya bakat musik tapi punya uang. Mereka biasanya tidak menjadikan uang sebagai prioritas namun men’Tuhan’kan popularitas. Sebagai contoh adalah orang-orang yang rela menghabiskan ratusan juta untuk masuk label. Itu tadi contoh yang besar, contoh kecilnya adalah mereka-mereka yang sok-sok jadi anak band, lalu mencari personil wanita yang sebenarnya sih cuma untuk dipacari alias modus. Hehehe. Pasti sering ketemu kan sama yang kaya gini??hehe. Maaf aja yah, tapi buat saya pribadi sih musik lebih suci dari pada seorang wanita. Jadi ga etis aja kalau musik untuk alasan seperti itu.

Nah segitu dulu deh kriteria musisi menurut saya, mohon maaf kalau ada salah kata. Hehehe. Kalau teman-teman punya kriteria lagi silahkan memberikan tanggapan di artikel ini. Kalau alasannya bagus nanti kita bakal update postingnya. Terima Kasih.


Artikel Menarik Lainnya

2 komentar: