24 Des 2013

Giulio Cesare (1723)


Giulio Cesare merupakan opera seria Italia Handel yang keenam, yang diciptakan untuk Royal Academy of Music di King’s Theatre, Haymarket. Tidak ada opera Handel yang sesukses Giulio Cesare ini.

Libretto Giulio Cesare ditulis oleh Nicolò Haym, librettist resmi dari Royal Academy of Music pada saat itu. Ceritanya bersifat eklekti (campur aduk); ada dari Plutrarch, ada dari libretto Francesco Bussana yang dibuat musiknya oleh Antonio Sartorio (1677), ada dari sejarah Julius Caesar yang dibuat oleh para sejrahwan, serta ada pula tulisan Caesar sendiri tentang perjuangannya di Gaul, Italia dan Spanyol.



Teks opera itu memiliki karakter dan kejadian-kejadian yang imajinatif. Menurut ukuran pada masa itu plotnya sangat sulit sehingga pada pertunjukan-pertunjukan pertamanya, pihak manajemen pertunjukan menyediakan lilin bagi penonton supaya mereka bisa membaca kisahnya di libretto yang dibagikan.

Sejarah Resmi

Menurut sejarah, Caesar berebut kekuasaan atas Romawi dengan Pompey. Ia berhasil mengalahkan Pompey di Pharsalia pada tahun 48 SM; Pompey kemudian melarikan diri ke Mesir dan meminta bantuan raja Ptolomeus XII.

Yang disebut Ptolomeus XII itu sendiri merupakan keturunan dari Ptolomeus yang mendapatkan jatah pembagian wilayah Mesir setelah kematian Alexander Agung pada tahun 323 SM. Ptolomeus menjadi raja dan berhasil membangun dinasti selama kurang lebih 300 tahun.

Cleopatra yang bersejarah (tahun 69-30 SM) adalah penguasa terakhir dinasti Ptolomeus. Ia meninggal pada usia 39 tahun; dalam opera Handel, saat itu Ia masih berusia kurang lebih 21 tahun. Sesuai adat istiadat di sana saat itu, Cleopatra menikahi adiknya, Ptolomeus, yang kemudian mereka bersama-sama berkuasa. Supaya bisa menjadi penguasa tunggal di Mesir, Ia bekerja sama dengan Julius Caesar. Ia kemudian pergi ke Roma sebagai kekasih Caesar; seandainya Caesar tidak dibunuh, pastilah Cleopatra akan menjadi permaisurinya.

Setelah kematian Caesar, Cleopatra kembali ke Mesir. Kekuasaannya agaknya aman-aman saja walaupun Ia harus tunduk pada Romawi. Ia menikah lagi dengan salah stu adiknya lagi, Ptolomeus XIV. Pada tahun-tahun berikutnya, Ia hampir menguasai Romawi untuk kedua kalinya berkat percintaannya dengan Marc Antony. Sayangnya Marc Antony akhirnya kalah oleh legion Romawi.

Sinopsis Opera

Orang-orang Mesir memandang Caesar sebagai penakluk mereka setelah Casar berhasil mengalahkan Pompey – yang bersekutu dengan raja Ptolomeus. Cornelia dan Sextus, istri dan anak Pompey, mengajukan permohonan damai dengan Caesar.

Tapi ternyata Achillas, jendral Ptolomeus menyerahkan potongan kepala Pompey kepada Caesar sebagai tanda takluknya Ptolomeus. Perlakuan atas Pompey itu menyentakkan Caesar, menghancurkan hati Cornelia dan menimbulkan dendam Sextus ata Ptolomeus.

Cleopatra yang berkuasa bersama saudaranya, Ptolomeus, berkeinginan untuk menjadi penguasa tunggal Mesir. Untuk itu Ia mendekati Caesar. Pada saat yang bersamaan, Ptolomeus dan Achillas berencana untuk membunuh Caesar.

Cleopatra yang menyamar menjadi pelayan bernama Lydia berhasil menemui Caesar. Ia berhasil membuat Caesar jatuh cinta. Lalu Ptolomeus menangkap Cornelia dan Sextus, bahkan Cornelia dijadikan gundik Achillas.

Pasukan Ptolomeus berusaha mencari dan membunuh Caesar. Cleopatra membuka identitas aslinya dan menyuruh Caesar melarikan diri. Cleopatra akhirnya ditangkap Ptolomeus setelah pasukannya berhasil dikalahkan. Setelah Caesar berhasil menyelamatkan dirinya, Ia diberitahu keadaan Cleopatra oleh Achillas yang terluka parah dan mengakui tindakan khianatnya.

Caesar dan pasukannya kembali ke Mesir, menyerang istana tolomeus dan berhasil menyelamatkan Cleopatra. Caesar kemudian memahkotai Cleopatra dan mengangkatnya menjadi Ratu Mesir. Ia juga menjadikan Sextus sebagai sahabatnyasetelah membunuh Ptolomeus sebagai pembalasan dendam atas kematian ayahnya. Caesar dan Cleopatra merayakan kisah kasih cinta mereka dan semua orang bergembira atasnya.

Di dalam Giulio Cesare, Handel membuktikan dirinya sebagai seorang musical dramatist yang dasyat. Di dalam opera ini terdapat begitu banyak momen yang ekspresif dan dramatis; Handel berhasil memberikan nafas kehidupan atas karakter dan individualitas tokoh-tokohnya; Ia berhasil menunjukan bagaimana nafsu, konflik dan perasaan individu bermain di dalam kehidupan musico-dramatic.

Tokoh utma jelas Caesar dan Cleopatra. Olaeh sebab itu mereka masing-masing diberi delapan aria yang melodinya dikatakan sebagai salah satu yang terbaik dari Handel. Sebagai contoh dari ari-aria Cleopatra; di dalam aria-aria itu diperlihatkan karakter-karakter yang berbeda dari Cleopatra. Misalnya: aria pertama ambisius, yang lain penuh kasih, yang lain lagi perayu, dsb. Dalam gubahannya ini Handel dipandang berhasil mendapatkan insight atas karakter manusia.

Dalam hal musik, Handel mengejutkan banyak orang dengan kekayaan melodinya dan keseimbangan di antara unsur-unsurnya. Sebagai tambahan dari penggunaan umum gesek, oboe dan fagot, Handel menambahkan flute, rekorder, dan bahkan empat horn menjadi hal yang luar biasa pada masa itu. Horn yang pada masa itu tanpa katup, dan penggunaannya di sini pada awal dan akhir opera.

Sebagai catatan yang menarik dari penggunaan warna suara itu adalah pada awal adegan II: ketika Cleopatra berusaha merayu Caesar, intrumen yang ada tidak hanya gesek, oboe, dan fagot, melainkan juga intrumen-intrumen yang “eksotik”, seperti: harpa dan viola da gamba.

Gaya coloratura yang virtuos dalam Giulio Cesare sangat menantang bagi para penyanyi masa kini – dan dari sisi penonton, ini justru daya tarik tersendiri. Untuk menyanyi musik opera barok abad ke-18, para penyanyi harus sangat terlatih dalam gaya bel canto dan teknik menyanyinya yang sangat virtuos. Di dalam musik itu – terutama Giulio Cesare – terdapat cara menyanyi dengan nafas panjang, kemampuan berimprovisasi atas suatu cadenza dan ornamensasi. Para penyanyi sering kali harus menyanyi dua oktaf dalam satu jangkauan nafas, dan menahan nada selama beberapa birama dengan crescendo dan kemudian diminuendo – suatu gaya yang disebut dengan messa di voce.

Secra orisinal Handel berhasil menyeimbangkan antara resitatif dan aria. Recitativo secco-nya membuat keseimbangan melodi dan wicara (speech). Resitatif menjadi penting dalam kedudukannya sebagai penjelas plot dan memberi penekanan pada momen-momen yang dramatis.

Pada masa Handel, vokal dalam musik opera dinyanyikan oleh castrato. Tetapi pada tahun0tahun berikutnya, peran yang ditulis untuk castrato itu ditranspos untuk tenor atau diambil alih oleh soprano atau mezzo-soprano. Pada masa sekarang, banyak dari peran itu dinyayikan oleh countertenor (kontratenor).

Yang disebut dengan kontratenor ini adalah suara pria yang sangat jarang sekali – disebut “saudaranya” castrato. Kedudukan suaranya antara tenor dan sopran; suara ini dihasilkan melalui head-register voice; suara jenis ini secara salah sering kali disebut “falsetto”. Yang disebut dengan kontratenor ini memiliki jangkauan, fleksibelitas, dan sifat brilian dari suara perempuan, tetap memiliki sifat maskulin suara pria. Pada masa sekarang penyanyi kontratenor berlimpah ruah. Peran utama Giulio Cesare sesungguhnya dibuat Handel untuk castrato terkenal pada masa itu, Senesino (Francesco Bernardi).


Artikel Menarik Lainnya

1 komentar:

  1. Situs Penyedia Layanan Sepak Bola Terbaik Sbobet Dan Bonus Member Baru Yang Besar, Agen Sepak Bola Sbobet Maxbet Yang Memberikan Pelayanan 24 Jam Nonstop, Bandar Judi Sepak Bola Sbobet Yang Di Dukung Oleh Bank Dengan Pelayanan CS Yang Ramah dan 24 Jam Nonstop, Penyedia Jasa Pembuatan ID Sbobet Judi Sepak Bola Yang Terkenal Dan Memiliki Grafis YangBagus, dan Kemudahan Dalam Bermain Dan Keamanan Saat Bertransaksi

    Agen Sepak Bola Online

    bonus besar Sepak Bola

    Bandar judi Sepak Bola

    Agen Sbobet Judi Bola

    Judi Sepak Bola Terbaik

    Agen Judi Online

    Bandar judi ikan

    Agen sabung ayam

    judi sabung ayam

    judi tembak Ikan

    Agenjudi tembak ikan terbaik

    BalasHapus