Tampilkan postingan dengan label Musik Tradisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik Tradisi. Tampilkan semua postingan

16 Jan 2013

Arumba ( Tradisi Dengan Gaya Masa Kini )

Sebelum kita membahas tentang Arumba, kami kasih tau dulu yah kalau ini adalah artikel repost dari artikel bapak Muhammad Burhan. Beliau adalah penemu konsep arumba dan namanya sudah tercatat di MURI. Sudah ijinkah kami??? Tentu sudah donk. Bahkan langsung ijin tatap muka sama beliau. hehehe

Nah sekarang apa itu arumba?? Arumba (alunan rumpun bambu) adalah alat musik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba terbuat dari bambu sebagai bahan pokoknya. Pada awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonik, namun dalam perkembangannya arumba saat ini menggunakan tangga nada diatonik. 

4 Jul 2012

Keroncong


I.              SEJARAH

Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol, seperti polka agak lamban ritmenya), di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Muritsku, yang diiringi oleh alat musik dawai.

Musik Lombok



GENDANG BELEQ

Gendang Beleq adalah adalah salah satu alat musik tradisional suku sasak di lombok. Gendang beleq sendiri artinya Gendang Besar karna ukurannya memeang besar melebihi ukuran normalnya.  Gendang Beleq diciptakan untuk mengiri dan menghibur para prajurit menuju medan perang dan menyabut kedatangan dari medan perang akan tetapi dengan perkembangan zaman gendang beleq digunakan untuk menyambut kedatangan tamu.

Sasando


A . Sejarah Sasando
Sasando berasal dari kata sari (petik) dan sando (bergetar) yang diyakini diciptakan Sanggu Ana pada abad ke-15 di pulau kecil dekat Pulau Rote, yaitu Pulau Dana, yang waktu  itu dikuasai Raja Taka La'a. Sanggu adalah warga Nusa Ti'i di Pulau Rote Barat Daya. Dia ditahan  Raja Dana saat terdampar di pulau itu ketika mencari ikan bersama kawannya, Mankoa. Selain seorang nelayan, Sanggu juga seorang seniman.

3 Jul 2012

Perangkat Gamelan Jawa


Gamelan Jawa sebenarnya dapat dibedakan menjadi dua laras (tangga nada / titi nada), yaitu Slendro dan Pelog. Menurut mitologi Jawa, Gamelan Slendro lebih tua usianya daripada Gamelan Pelog. Slendro memiliki 5 (lima) nada per oktaf, yaitu 1 2 3 5 6 (C- D E+ G A) dengan interval yang sama atau kalau pun berbeda perbedaan intervalnya sangat kecil. Pelog memiliki 7 (tujuh) nada per oktaf, yaitu 1 2 -3 +4 +5 6 7 (C+ D E- F# G# A B) dengan perbedaan interval yang besar.